Publik Protes Pulsa dan Token Listrik Kena Pajak, Sri Mulyani Beri Penjelasan ini!

Menteri Keuangan Sri Mulyani | covid19.go.id

BERITARADIOSTYLE.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menmberikan penjelasan terkait kebijakan pemajakan atas pulsa/kartu perdana, token listrik dan voucer. 

Melalui unggahan di akun Instagramnya @smindrawati Sri Mulyani mengatakan dengan adanya kebijakan tersebut masyarakat tak perlu khawatir adanya kenaikan harga. Pasalnya kata ia ketentuan pemajakan itu tidak berpengaruh terhadap harga pulsa /kartu perdana, token listrik dan voucer.

Baca Juga :

"Penjelasan mengenai berita pemajakan atas pulsa/kartu perdana, token listrik dan voucer. Ketentuan tersebut tidak berpengaruh terhadap harga pulsa /kartu perdana, token listrik dan voucer," tulis akun bercentang biru itu, Sabtu 30 Januari 2021.

Menurutnya selama ini PPN dan PPH atas pulsa/kartu perdana, token listrik, dan voucer sudah berjalan. Sehingga tidak ada pungutan pajak baru untuk pulsa, token listrik dan voucer.

"Ketentuan tersebut bertujuan menyederhanakan pengenaan PPN dan PPH atas pulsa/kartu perdana, token listrik dan voucer, dan untuk memberikan kepastian hukum," lanjutnya.

Baca Juga :

Adapun penyederhanaan pengenaan adalah sebagai berikut:

Berita Lainnya

Konten Rekomendasi

loading...

Berita Radio Network